NAMA : IVAN RAMDHANI
NPM : 14213580
KELAS : 1EA08
MATA
KULIAH : ILMU BUDAYA DASAR
Manusia
dan Keadilan
Setiap kehidupan manusia pasti membutuhkan
suatu keadilan. Namun tidak semua orang bisa mendapatkan keadilan yang
semestinya. Definisi keadilan itu sendiri menurut saya adalah kondisi dimana
seseoorang mendapatkan pengakuan dan perlakuan yang seimbang antara hak dan
kewajiban. Jadi kunci keadilan adalah apabila manusia sadar akan kewajibanya
dan bisa mendapatkan hak mereka sesuai hukum. Salah satu bentuk keadilan yang
paling mendasar adalah keadilan soasial. Keadilan sosial adalah keadaan dimana
warga negara bisa menikmati hak mereka sebagai warga negara. Setiap warga
negara berhak mendapatkan keadilan sosial tanpa memandang perbedaan apapun. Hal
mengenai keadilan sosial sudah jelas tercantum dalam UUD 1945. Selain keadilan
sosial, keadilan juga bisa merupakan keadilan moral, keadaan distributif, juga
keadian komutatif. Ketiga keadilan tersebut sangat penting bagi kehidupan
manusia.
Keadilan sosial erat hubungannya dengan kejujuran.
Keadilan akan bisa tercipta dengan adanya kejujuran. Kejujuran adalah sesuatu
yang dikatakan atau dilakukan sesorang sesuai dengan hati nurani. Jujur adalah
tidak berbohong, lurus hati, dan apa adanya mengikuti aturan yang berlaku. Jika
seseorang terbiasa berkata jjur, maka dia akan mudah mendapatkan kepercayaan
orang lain. Berlawanan dengan kejujuran, ada juga yang disebut kecurangan.
Kecurangan identik dengan kebohongan, atau menyeleweng dari jalur kebenaran
yang ada. Kecurangan dilakukan demi mendapatkan hasil yang diinginkan secara
instan tanpa kerja keras. Sikap curang ini harus dihindari, karena bisa
merugikan diri sendiri maupun orang banyak, karena sikap curang memicu
seseorang bersikap serakah, egois, dan ingin mennag sendiri. Seperti contohnya
pada koruptor yang bersikap curang dengan menyelewengkan uang rakyat demi
menikmati keuntungan pribadi.
Setiap manusia yang melakukan kecurangan atau berbuat
tidak adil dan mendapat sanksi sosial, pasti akan berusaha memulihkan nama
baiknya kembali. Pemulihan nama baik pada dasarnya dilakukan manusia apabila
dia sudah menyadari bahwa yang dilakukannya adalah salah dan ingin kembali
menjadi pribadi yang lebih baik. Nama baik adalah sesuatu yang sangat penting,
maka dari itu manusi harus bisa menjaga kelakuan dan sikapnya. Jika manusia
tidak merasa mendapat ketidakadilan, maka biasanya manusia akan melakukan
tindakan pembalasan. Pembalasan adalah reaksi atas perbuatan orang lain yang
membuat seseorang merugi dan tidak mendapat hak yang seharusnya. Pembalasan ini
sangat berkaitan dengan pergaulan, oleh karena itu setiap individu harus
berlaku baik dalam bergaul dan bersosialisasi agar mendapat balasan yang baik
pula dari orang lain.

