NAMA : IVAN RAMDHANI
NPM : 14213580
KELAS : 1EA08
MATA
KULIAH : ILMU BUDAYA DASAR
Manusia dan Keindahan
Manusia dan keindahan merupakan suatu kesatuan yang sangat terkait
karena keindahan adalah bagian dari kehidupan manusia. Kita sebagai manusia pada
dasarnya ingin selalu memperindah diri sendiri, entah itu keindahan luar maupun
dalam. Manusia juga ingin menikmati sesuatu yang indah baik dari segi audio
maupun visual. Lalu apa definisi
keindahan itu sendiri? Definisi keindahan menurut saya adalah suatu hal yang
indah, bagus, elok serta mampu menghasilkan daya tarik tersendiri. Keindahan
bersifat universal dan tergantung dari sudut pandang penilaian masing-masing
orang. Keindahan bisa dibedakan menjadi tiga
yaitu dalam arti luas, dalam arti estetik
murni, serta dalam arti terbatas. Contoh
keindahan dalam arti luas yaitu merupakan suatu hal yang baik, benar, dan
menyenangkan.
Dalam arti estetik murni,
bisa diartikan keindahan merupakan sebuah pengalaman seseorang dalam menemukan
suatu keindahan yang diserapnya. Sedangkan dalam arti terbatas, keindahan bisa
berupa suatu keindahan bentuk atau warna suatu benda yang dilihat oleh
seseorang. Ada dua nilai penting dalam keindahan, yaitu nilai ekstrinsik & nilai
intrinsik. Nilai ekstrinsik adalah nilai keindahan yang nampak dari luar,
seperti contohnya keindahan gerakan dalam suatu tarian, sedangkan nilai
intrinsik adalah nilai kebaikan yang tersimpan
di dalam suatu keindahan, seperti contohnya pesan atau nilai yang
disampaikan dalam suatu tarian.
Untuk bisa menciptakan atau
menikmati suatu keindahan, manusia sering melakukan kegiatan merenung. Hasil
dari merenung itu sendiri disebut dengan renungan. Menurut saya, renungan
adalah suatu aktivitas saat seseorang memikirkan sesuatu secara mendalam. Saat
seseorang merenung, munculah beberapa teori seperti teori pengungkapan, teori metafisik
dan teori psikologis. Keindahan juga sangat terkait dengan suatu keserasian. Keserasian
itu sendiri adalah unsur atau bagian yang akan menciptakan keindahan. Keserasian
juga memiliki beberapa unsur seperti perpaduan, pertentangan, ukuran dan
keseimbangan. Contohnya, untuk mencapai keindahan dalam suatu orkestra, para
pemain musik dan konduktor harus memiliki keserasian atau keterpaduan yang pas
dalam memainkan irama. Jika kita sudah mendapatkan suatu keserasian, maka pasti
bisa menghasilkan suatu keindahan.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar